Posted by : Unknown
Selasa, 13 Mei 2014
MAKALAH
EVALUASI
PEMBELAJARAN II
Disusun untuk memenuhi
salah satu tugas mata kuliah
Pelajaran
Psikologi pendidikan
Dosen
Pengampu : Iis Rodiah S.pd M.pd
Disusun Oleh :
Ø Rendi
Kuswaya
Ø Aos
Mubarok
Ø Asep
Bagja N
PROGRAM
STUDI
PENDIDIKAN
GURU MADARASAH IBTIDAIYAH (PGMI)
INSTITUT
AGAMA ISLAM DARUSSALAM (IAID)
TAHUN 2013/2014
KATA PENGANTAR
Puji
syukur panjatkan kehadirat Allah SWT. Atas berkat rahmat dan karunia-Nya,
penulis dapat menyusun makalah Psikologi Belajar tentang Evaluasi pembelajaran
ll ini.
Proses evaluasi pembelajaran ll ini
merupakan salah satu komponen yang menunjang keberhasilan dalam menjalani
pembelajaran. Maka dari itu penulis menyusun makalah ini dengan tujuan untuk mengetahui
berhasil atau tidaknya terhadap kegiatan belajar yang dilakukan oleh peserta
didik
Namun demikian,
penulis tetap menyadari akan keterbatasan dalam pikiran penulis. Karena itu
penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan
makalah ini.
Sebagai penutup
kata, penyusun tidak lupa mengucapkan
terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu
terselesainya makalah ini.
Desember
2013
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ..................................................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................................................... iii
1.
Pendahuluan
A. Latar Belakang .............................................................................................................. 1
B. Tujuan
dan Manfaat...................................................................................................... 2
2.
Pembahasan
A. syarat syarat
evaluasi pembelajaran .............................................................................. 3
B.
pendekatan evaluasi pembelajaran................................................................................ 6
3.
Penutup
A. Kesimpulan ................................................................................................................... 12
Daftar
Pustaka
BAB
1
PENDAHULUAN
A.LATAR
BELAKANG
Evaluasi hasil pembelajaran atau
evaluasi hasil belajar antara lain mengguakan tes untuk melakukan pengukuran
hasil belajar sebagai prestasi belajar, dalam hal ini adalah penguasaan
kompetensi oleh setiap peserta didik
.Evaluasi
dalam proses pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting. Dengan evaluasi
kita dapat mengukur sejauh mana tingkat keberhasilan proses belajar yang telah
kita lakukan. Apakah hasil evaluasi tersebut telah sesuai dengan harapan yang
kita inginkan atau masih jauh dari harapan.Oleh karena itu, dalam makalah ini
kami akan membahas lebih jauh tentang apa itu evaluasi, apa saja syarat syarat
evaluasi pembelajaran dan pendekatan evaluasi pembelajaran yang dilakukannya
dalam kegiatan evaluasi.
B.RUMUSAN
MASALAH
1. Apa
syarat syarat evaluasi pembelajaran?
2. Bagaimana
caranya pendekatan dalam evaluasi?
C.
TUJUAN
Tujuan
dilaksanakannya evaluasi dan hasil pembelajaran adalah untuk mengetahui
keefektifan pelaksanaan pembelajaran dan pencapaian hasil
pembelajaran oleh setiap siswa. Informasi kedua hal tersebut pada gilirannya
sebagai masukan untuk meningkatkan kualitas proses dalam kegiatan pembelajaran
dan hasil pembelajaran.
D. MANFA’AT
Manfaat
dilaksanakannya evaluasi proses dan hasil pembelajaran ada beberapa hal,
diantaranya yang penting ádalah:
1. Memperoleh pemahaman pelaksanaan dan
hasil pembelajaran yang telah berlangsung atau dilaksanakan siswa.
2. Meningkatkan kualitas proses dan
hasil pembelajaran dalam rangka upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang
bermutu.
3. mengetahui keefektifan atau tidaknya
pelaksanaan pembelajaran dan pencapaian hasil pembelajaran oleh
setiap siswa
BAB
II
PEMBAHASAN
A.SYARAT-SYARAT
EVALUASI PEMBELAJARAN
1.
Landasan Teologi tentang Evaluasi Belajar
160. kecuali mereka yang telah taubat dan Mengadakan
perbaikan[105] dan menerangkan (kebenaran), Maka terhadap mereka Itulah aku
menerima taubatnya dan Akulah yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang.
[105]
Mengadakan perbaikan berarti melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk
menghilangkan akibat-akibat yang jelek dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan.
35.
Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu Rasul-rasul daripada kamu yang
menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, Maka Barangsiapa yang bertakwa dan
Mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak
(pula) mereka bersedih hati.
Rasulullah
bersabda:
“Mencari
ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki laki dan muslim perempuan mulai dari
buwayan sampai masuk liang lahat.”
2.
Mendidik
mendidik
dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk mengantarkan anak didik ke arah
kedewasaan baik secara jasmani maupun rohani. Oleh karena itu “Mendidik”
dikatakan sebagai upaya pembinaan pribadi, sikap mental dan akhlak anak didik.
“Mendidik” tidak sekedar transfer of knowledge, tetapi juga transfer
of values. “Mendidik” diartikan secara utuh, baik matra kognitif,
psikomotorik maupun afektif, agar tumbuh sebagai manusia yang berpribadi.
adalah
mengajak (memotivasi, mendukung, membantu menginspirasi, dst) orang lain untuk
melakukan tindakan positif yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain
(lingkungan).
Mendidik menurut para ahli:
·
Karl Heinz Pickel; ialah
usaha untuk mengajar anak, apa yang jarang dijumpai pada orang dewasa.
·
Heageveld; mengatakan mendidik adalah membantu anak dalam
mencapai Kedewasaan.
3.
Validitas
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan
tingkat kesahihan suatu tes. Suatu tes dikatakan valid apabila tes tersebut
mengukur apa yang hendak diukur. Tes memiliki validitas yang tinggi jika
hasilnya sesuai dengan kriteria, dalam arti memiliki kesejajaran antara tes dan
kriteria (Arikunto, 1999: 65).
Cara menentukan validitas Untuk menguji validitas setiap butir soal
maka skor-skor yang ada pada butir yang dimaksud dikorelasikan dengan skor
totalnya. Skor tiap butir soal dinyatakan skor X dan skor total dinyatakan
sebagai skor Y, dengan diperolehnya indeks validitas setiap butir soal, dapat
diketahui butir-butir soal manakah yang memenuhi syarat dilihat dari indeks
validitasnya (Arikunto, 1999: 78)
4.
Reliabilitas
Kata reliabilitas di ambil dari kata reliable
yang artinya dapat di percaya,seorng dapat di katakan dapat di percaya jika
orang tersebut selalu bicara ajek (konsisten),tidak berubah rubah bicaranya dari waktu ke waktu demikian juga
halnya dengan sebuah tes,tes tersebut dikatakan dapat di percaya(reliable) jika
memberikan hasil yang tetap atau ajek(konsisten) apabila di teskan
berkali-kali.jika kepada siswa di berikan tes yang sama yang pada waktu yang berlainan
maka setiap siswa akan tetap berada dalam urutan(rangking)yang sama atau jaek
dalam kelompoknya.
Jika di hubungkan
dengan validitas maka validitas berhubungan dengan ketepatan, sedangkan
reliabilitas berhubungan dengan ketetapan.
5.
Ekonomis
Yang di maksud
dengan ekonomis disini adalah pelaksanaan tes tersebut tidak membutuhkan biaya
yang mahal, tenaga yang banyak dalam waktu yang lama.
6.
Objektiv
Mengenai
keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi.
Sebuah
tes dikatakan memiliki objektivitas apabila dalam melaksanakan tes tidak ada
factor subjektif yang mempengaruhi, terutama dalam system skoringnya.
B.
PENDEKATAN EVALUASI PEMBELAJARAN
1. Pengertian
Pendekatan dalam Pembelajaran
Interaksi
dalam pembelajaran adalah bagaimana cara guru dapat meningkatkan motivasi
belajar dari siswa. Hal ini berkaitan dengan strategi apa yang dipakai oleh
guru, bagaimana guru melakukan pendekatan terhadap siswanya. Dalam sebuah
pembelajaran yang baik guru berperan sebagai pembimbing dan fasilitator. Dalam
peranannya sebagai pembimbing, guru berusaha menghidupkan dan memberikan
motivasi agar terjadi proses interaksi yang kondusif. Guru sebagai fasilitator,
guru berusaha memberikan fasilitas yang baik melalui pendekatan-pendekatan yang
dilakukan.
Proses
interaksi pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar pada siswa ialah
bagaimana cara guru melakukan pendekatan yang sesuai dengan karakter
pembelajaran.
Pendekatan (approach)
pembelajaran fisika adalah cara yang ditempuh guru dalam pelaksanaan agar
konsep yang disajikan bisa beradaptasi dengan sisiwa. Pendekatan pembelajaran
dapat diartikan juga sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap
proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu
proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi,
menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.
Dilihat
dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua
jenis pendekatan, yaitu:
1.
Pendekatan pembelajaran yang
berorientasi atau berpusat pada siswa (student
centered approach), dimana pada pendekatan jenis ini guru melakukan pendekatan dengan memberikan kesempatan kepada
siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran, dan
2.
Pendekatan pembelajaran yang
berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach), dimana pada pendekatan jenis ini guru
menjadi subjek utama dalam proses pembelajaran.
2. Fungsi
Pendekatan dalam Pembelajaran
Fungsi
pendekatan bagi suatu pembelajaran adalah :
a.
Sebagai
pedoman umum dalam menyusun langkah-langkah metode pembelajaran yang akan
digunakan.
b.
Memberikan garis-garis rujukan untuk perancangan
pembelajaran.
c.
Menilai hasil-hasil pembelajaran yang telah dicapai.
d.
Mendiaknosis masalah-masalah belajar yang timbul,
e.
Menilai hasil
penelitian dan pengembangan yang telah dilaksanakan
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
.Evaluasi pembelajaran adalah suatu tindakan atau suatu
proses untuk menentukan nilai dari sesuatu. Tujuan evaluasi adalah untuk melihat sejauh mana suatu proses
pembelajaran dapat mencapai tujuan yang telah
ditentukan. Dan tujuan lain dalam
evaluasi belajar yaitu Mengukur kompetensi atau
kapabilitas siswa, menentukan tujuan mana yang belum direalisasikan, merumuskan
rangking siswa dalam hal kesuksesan mereka di dalam yang telah disepakati,
memberikan informasi kepada guru tentang cocok tidaknya strategi mengajar yang
ia gunakan, merencanakan prosedur untuk memperbaiki rencana pelajaran.
B. Saran
Dari
makalah yang telah kami uraikan di atas, adapun saran kami adalah di harapkan
agar setiap orang mau mengevaluasi dari hasil belajar dan pembelajaran yang
telah di laksanakan. Jika setiap orang mau mengevaluasi hasil belajarnya maka
akan tercipta pendidikan yang bermutu.
Daftar Pustaka
Purwanto,
Drs. M. Ngalim. 2004. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya
Arikunto,
Prof. Dr. Suharsimi. 2008. Evaluasi Program pendidikan. Jakarta: PT Bumi
Aksara
Widoyoko,
Prof. Dr. S. Eko Putro. Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta:
Pustaka pelajar
Sudjana,
Dr. Nana. 2001. Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar